Ke Pandeglang

Suatu hari aku, Kakak, Buya, Bunda, Bunda Giland  dan Giland pergi ke pandeglang, naik mobil pajero sport buya.

Saat di tol aku sesek nafas, tapi alhamdulillah aku sembuh karna di kasih minyak kayu putih. Setelah perjalanan dari tol sampailah kita ke pandeglang, ada hal yang lucu dengan buya, apa itu, buya bilang assalamualaikum pada orang yang tidak di kenal, yang kedua hal lucunya adalah buya ngomong assalamualaikum pada orang pacaran yang sedang menyebrang.

Saat aku mengantuk aku bertanya pada buya, "kok kita belok", kata buya "kita pengen pesta duren" kata aku "yey", habis itu kita parkir.


Kita pesan durennya tapi ada gorengan yaitu goreng tahu, kakak kasihan sekali karena kakak kejedot duren yang terbuat dari semen. Karna kakak dan giland gak suka duren maka mereka makan tahu dan es krim coklat yang tak ada rasa durennya. Selesai makan duren aku  makan es krim duren, tapi enek.

Aku,  Bunda Giland, Giland,  Buya, dan Kakak sholat, sedangkan bunda gak sholat karna bunda ngeflek. Kami melanjutkan perjalanan, aku sampee ke hotel dan berenang sambil menunggu Nazima berenang, besoknya aku berenang lagi bersama Nazima.


Setelah kakak tanding aku sholat lagi, dan aku istirahat bersama Nazima, Adiba dan Bunda di mobil. Aku main granny dan mereka pengen makan crepes dan mereka diminta Bunda tolong ambilin minum di stadion. Sebenarnya aku masih pusing, tapi aku mau lihat kakak tanding, setelahnya aku pulang ke rumah dan aku istirahat dan aku panas tinggi 39 derajat panasku, aku di bawa ke dokter dan sembuh. tamat.

Komentar

Postingan Populer